Menjadikan santri mahir digital. Membentuk generasi yang tidak hanya kuat hafalan, tetapi juga mandiri dan menguasai ekosistem digital global.
Kapasitas: 20 Peserta
"Menjadikan Santri Mahir Digital"
Soft Skill Digital
Siswa mampu dan menguasai berbagai tools digital serta cakap menggunakannya.
(Gerakan Mencintai Alam Thursina)
Gema Thursina
Gerakan Mencintai Alam Thursina
Pecinta Alam & Pelestarian
Edukasi, petualangan, karakter & outbound.
"Menjadi wadah generasi muda yang tangguh, berwawasan lingkungan, dan aktif menjaga kelestarian alam berlandaskan nilai-nilai Thursina."
Menanamkan rasa cinta dan kepedulian terhadap alam semesta.
Membentuk karakter anggota yang mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab melalui metode experiential learning.
Menyelenggarakan kegiatan edukasi, aksi nyata pelestarian lingkungan, dan simulasi ketangkasan.
Melatih keterampilan bertahan hidup (survival), navigasi, serta kepemimpinan lapangan.
"Belajar, Menanam, Berinovasi, dan Menginspirasi"
Mewujudkan peserta didik yang berakhlak mulia, terampil dalam bidang pertanian hidroponik, mandiri, inovatif, produktif, dan berwawasan kewirausahaan berbasis teknologi pertanian.
Menanamkan nilai-nilai akhlak mulia, disiplin, dan tanggung jawab melalui praktik budidaya hidroponik.
Memberikan keterampilan praktis dalam budidaya tanaman hidroponik mulai dari pembibitan hingga panen.
Meningkatkan pengetahuan santri tentang pertanian modern, ketahanan pangan, dan teknologi hidroponik.
Menumbuhkan jiwa kewirausahaan melalui produksi dan pemasaran hasil panen hidroponik.
Mengembangkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pertanian hemat air, bersih, dan berkelanjutan.
Mencetak santri yang produktif, kreatif, dan mampu menjadi pelopor pertanian modern di masyarakat.
Pemahaman mendalam tentang hidroponik, nutrisi tanaman, dan sistem pertanian modern.
Pembibitan, peracikan nutrisi AB Mix, pengelolaan instalasi, hingga teknik panen dan pascapanen.
Mandiri, disiplin, inovatif, berkarakter kuat, serta memiliki jiwa entrepreneur (kewirausahaan).
Meningkatnya keterampilan praktik hidroponik peserta didik secara terukur.
Meningkatnya kualitas dan kuantitas hasil panen dari setiap siklus tanam.
Nilai evaluasi praktik dan teori peserta didik mencapai minimal Grade A.
Terbentuknya jiwa kewirausahaan dan kemampuan nyata dalam mengelola usaha hidroponik.
Terwujudnya produk hidroponik berkualitas yang bermanfaat bagi pesantren dan masyarakat luas.
Langkah Kecil Menuju Kemandirian Pangan dan Lingkungan Hijau.
"Menanam Harapan. Memanen Kemandirian."
Thursina Container Fruits Farming (TCFF) adalah unit entrepreneur yang dikembangkan oleh Pesantren Tahfizh Entrepreneur Thursina YBM PLN sejak tahun 2023. Program ini memadukan hafalan Al-Qur'an dengan keterampilan kewirausahaan nyata sebagai media pembelajaran berbasis agrobisnis.
Santri mempelajari teknik budidaya tanaman buah dan sayuran dalam pot (tabulampot) secara modern, produktif, dan bernilai ekonomi.
Menjadi pusat pembelajaran tabulampot dan urban farming berbasis pesantren.
Mandiri Ekonomi: Membekali santri dengan kemampuan menghasilkan pendapatan secara mandiri.
Produktif & Inovatif: Mendorong kreativitas dalam budidaya dan pengembangan produk.
Mencintai Lingkungan: Menanamkan kepedulian terhadap pertanian ramah lingkungan.
Memberi Manfaat: Menciptakan lapangan pekerjaan dan berkontribusi bagi masyarakat.
Meliputi kegiatan persemaian, pembibitan, perbanyakan tanaman, penyusunan media tanam, pemupukan, dan pengendalian hama.
Mempelajari manajemen produksi, pengelolaan usaha pertanian skala kecil, dan penyusunan perencanaan bisnis.
Melatih fotografi produk, desain promosi digital, branding, serta eksekusi pemasaran secara langsung dan digital.
Program TCFF tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk karakter santri yang kuat: