Ponpes TE Thursina YBM PLN Raih Juara Umum pada Festival Olimpiade Santri Indonesia (FOSIA) 2025
Bogor – Indonesia. Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Pesantren Tahfizh Entrepreneur (TE) Thursina YBM PLN pada awal tahun 2025. Dalam ajang Festival Olimpiade Santri Indonesia (FOSIA) 2025—sebuah kompetisi nasional bergengsi bagi para santri—MA Thursinah YBM PLN sukses merebut gelar Juara Umum Tingkat SMA/MA Sederajat, mengungguli peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.
Keberhasilan ini menjadi capaian yang sangat berharga, sekaligus menegaskan kualitas pendidikan yang diterapkan oleh pesantren di bawah naungan Yayasan Baitul Maal PLN tersebut.
FOSIA 2025: Ajang Kompetisi Nasional bagi Para Santri
Festival Olimpiade Santri Indonesia (FOSIA) merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Penyelenggara Olimpiade Nasional (PON). Ajang ini mempertemukan pelajar dari seluruh Indonesia, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/MA sederajat untuk berkompetisi dalam cabang-cabang keilmuan Islam yang meliputi:
-
Pendidikan Agama Islam
-
Bahasa Arab
-
Akidah Akhlak
-
Sejarah Kebudayaan Islam
-
Qur’an Hadits
-
Fiqih
FOSIA 2025 tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga ruang aktualisasi bagi para santri untuk menampilkan potensi terbaiknya, baik dalam aspek pengetahuan agama, ketajaman berpikir, maupun akhlak dan karakter.
Pada penyelenggaraan tahun ini, FOSIA diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai provinsi, sebagaimana terlihat dari antusiasme pendaftaran reguler maupun kategori Member VIP. Panitia turut menyediakan fasilitas berupa sertifikat elektronik, medali penghargaan, dan penghargaan khusus bagi peserta dengan nilai absolut tertinggi.
MA Thursinah YBM PLN Mengukir Prestasi Tingkat Nasional
Dalam pengumuman resmi yang dirilis panitia melalui kanal media sosial dan situs resmi FOSIA, MA Thursinah YBM PLN ditetapkan sebagai Juara Umum Tingkat SMA Sederajat. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi santri, guru, dan seluruh keluarga besar pesantren.
Dengan capaian tersebut, MA Thursinah YBM PLN berdiri sejajar dengan dua sekolah lainnya yang meraih juara umum tingkat SD dan SMP, yaitu:
-
SD Sederajat: MIN 6 Jakarta (Kota Jakarta Selatan – Prov. DKI Jakarta)
-
SMP Sederajat: SMP Al-Minhaj Tamansari (Kota Bogor – Prov. Jawa Barat)
-
SMA Sederajat: MA Thursinah YBM PLN (Kab. Bogor – Prov. Jawa Barat)
Prestasi MA Thursinah YBM PLN menambah panjang daftar prestasi pendidikan Islam di Jawa Barat, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Bogor sebagai wilayah dengan institusi pendidikan yang produktif dalam melahirkan generasi berprestasi.
Bukti Keberhasilan Sistem Pendidikan Terpadu di Thursina
Keberhasilan ini tentu tidak hadir begitu saja. Ponpes TE Thursina YBM PLN telah lama menerapkan sistem pendidikan terpadu yang mengkombinasikan:
-
Tahfizh Al-Qur’an sebagai fondasi karakter,
-
Pendidikan akademik modern,
-
Pengembangan jiwa entrepreneurship,
-
Pembinaan akhlak dan kepemimpinan, serta
-
Lingkungan pesantren yang kondusif dan inspiratif.
Melalui pola pendidikan holistik tersebut, para santri tidak hanya dibekali dengan penguasaan ilmu agama, tetapi juga diajarkan untuk memiliki disiplin, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta daya saing yang tinggi.
Menurut pihak pengelola pesantren, capaian di FOSIA 2025 menjadi bukti bahwa model pendidikan yang diterapkan selama ini berjalan dengan efektif dan relevan dengan kebutuhan zaman. Prestasi ini juga menunjukkan bahwa santri memiliki peluang besar untuk bersaing di tingkat nasional, bahkan internasional.
Apresiasi dan Harapan dari Pimpinan Pesantren
Pimpinan Pesantren TE Thursina YBM PLN menyampaikan rasa syukur atas prestasi ini serta apresiasi kepada seluruh santri dan guru pembimbing yang telah berjuang sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kompetisi. Mereka memastikan bahwa prestasi ini bukan akhir, melainkan awal dari berbagai pencapaian berikutnya.
“Santri Thursina tidak hanya belajar untuk berprestasi, tetapi untuk menjadi pribadi yang unggul, berkarakter, dan bermanfaat bagi umat. Prestasi di FOSIA 2025 ini menjadi bukti bahwa santri mampu bersaing dan tampil sebagai yang terbaik,”
ujar salah satu pimpinan dalam keterangan resminya.
Selain itu, pihak pesantren berharap agar prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh santri Indonesia bahwa semangat belajar, ketekunan, dan doa adalah kunci untuk meraih keberhasilan.
Motivasi bagi Generasi Santri Indonesia
Dengan keberhasilan ini, MA Thursinah YBM PLN berharap dapat terus menjadi bagian dari upaya mencetak generasi Qur’ani yang unggul serta berkontribusi dalam pembangunan bangsa. FOSIA 2025 sekaligus menegaskan bahwa santri adalah generasi yang siap bersaing dalam berbagai bidang, baik akademik maupun keagamaan.
Pesantren Tahfizh Entrepreneur Thursina YBM PLN akan terus menjaga komitmen untuk menghadirkan pendidikan berkualitas yang relevan dengan kebutuhan masa kini, serta membuka ruang bagi para santri untuk terus berprestasi di ajang nasional maupun internasional.

Komentar