Berita Pesantren
28 Apr 2026
Bekali Santri Tingkat Akhir, PTE Thursina YBM PLN Gelar Dauroh Pemulasaran Jenazah
BOGOR – Pondok Pesantren Tahfizh dan Entrepreneur (PTE) Thursina YBM PLN yang berlokasi di Cisarua, Bogor, kembali mengadakan kegiatan pembekalan penting bagi para santrinya. Sebagai langkah persiapan sebelum kelulusan, santri tingkat akhir yang terdiri dari kelas 9 dan 12 mengikuti kegiatan Dauroh Pemulasaran Jenazah sekaligus pendalaman materi diniah.
Kegiatan pembekalan ini dibimbing langsung oleh Tim Muhafizh PTE Thursina yang berkompeten di bidangnya. Para asatidz yang bertindak sebagai pemateri dalam dauroh ini adalah Ust. Abdurohman, Ust. Musthofa, Ust. Insan Ibnu Tawakal, Ust. Osama Albbar, dan Ust. Suwardi.
Dauroh ini dirancang khusus untuk memberikan bekal ilmu fardu kifayah kepada para santri sebelum mereka lulus dan terjun langsung ke tengah masyarakat. Dalam pelaksanaannya, para peserta tidak hanya dibekali dengan pendalaman materi diniah (keagamaan) secara teoretis, tetapi juga diajak untuk melakukan simulasi dan praktik langsung. Hal ini terlihat dari antusiasme santri saat mempraktikkan tata cara pengurusan jenazah yang sesuai dengan syariat Islam, mulai dari proses memandikan, mengafani, hingga menyalatkan.
Melalui program dauroh ini, diharapkan para lulusan PTE Thursina YBM PLN tidak hanya memiliki keunggulan dalam hafalan Al-Qur'an dan jiwa kewirausahaan, tetapi juga sigap, berani, dan siap mengabdi kapan pun masyarakat membutuhkan bantuan dalam pengurusan jenazah.
Kegiatan pembekalan ini dibimbing langsung oleh Tim Muhafizh PTE Thursina yang berkompeten di bidangnya. Para asatidz yang bertindak sebagai pemateri dalam dauroh ini adalah Ust. Abdurohman, Ust. Musthofa, Ust. Insan Ibnu Tawakal, Ust. Osama Albbar, dan Ust. Suwardi.
Dauroh ini dirancang khusus untuk memberikan bekal ilmu fardu kifayah kepada para santri sebelum mereka lulus dan terjun langsung ke tengah masyarakat. Dalam pelaksanaannya, para peserta tidak hanya dibekali dengan pendalaman materi diniah (keagamaan) secara teoretis, tetapi juga diajak untuk melakukan simulasi dan praktik langsung. Hal ini terlihat dari antusiasme santri saat mempraktikkan tata cara pengurusan jenazah yang sesuai dengan syariat Islam, mulai dari proses memandikan, mengafani, hingga menyalatkan.
Melalui program dauroh ini, diharapkan para lulusan PTE Thursina YBM PLN tidak hanya memiliki keunggulan dalam hafalan Al-Qur'an dan jiwa kewirausahaan, tetapi juga sigap, berani, dan siap mengabdi kapan pun masyarakat membutuhkan bantuan dalam pengurusan jenazah.