Berita Pesantren
28 Apr 2026
Dua Santri PTE Thursina Berjaya Rebut Juara di Indonesia Pencak Silat Championship (IPSC) 2026
JAKARTA – Kabar membanggakan datang dari arena olahraga bela diri. Dua santri kelas 10 dari PTE Thursina berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih gelar juara pada ajang bergengsi tingkat nasional, Indonesia Pencak Silat Championship (IPSC) 2026 yang memperebutkan Piala Kemenpora.
Kedua pahlawan olahraga tersebut adalah Rizky Maulana, santri asal Bangka Belitung (Babel) yang sukses menyabet Juara 2, dan Sabil Kadang, santri asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berhasil meraih Juara 3.
Kejuaraan nasional yang mempertandingkan kategori pelajar dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/Sederajat ini diselenggarakan dengan meriah di GOR Ciracas, Jakarta Timur selama tiga hari berturut-turut, mulai dari tanggal 24 hingga 26 April 2026.
Keikutsertaan Rizky dan Sabil dalam kompetisi ini bertujuan untuk menyalurkan bakat, melestarikan tradisi pencak silat, sekaligus menguji kemampuan mereka di kancah nasional. Melalui persiapan yang matang, latihan disiplin, dan perjuangan pantang menyerah di atas matras pertandingan, keduanya mampu menyisihkan banyak pesaing dari berbagai daerah hingga akhirnya berhasil naik ke atas podium juara.
Alhamdulillah, prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama daerah asal mereka, tetapi juga membawa kebanggaan besar bagi almamater PTE Thursina. Semoga pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk terus berprestasi di berbagai bidang!
Kedua pahlawan olahraga tersebut adalah Rizky Maulana, santri asal Bangka Belitung (Babel) yang sukses menyabet Juara 2, dan Sabil Kadang, santri asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berhasil meraih Juara 3.
Kejuaraan nasional yang mempertandingkan kategori pelajar dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/Sederajat ini diselenggarakan dengan meriah di GOR Ciracas, Jakarta Timur selama tiga hari berturut-turut, mulai dari tanggal 24 hingga 26 April 2026.
Keikutsertaan Rizky dan Sabil dalam kompetisi ini bertujuan untuk menyalurkan bakat, melestarikan tradisi pencak silat, sekaligus menguji kemampuan mereka di kancah nasional. Melalui persiapan yang matang, latihan disiplin, dan perjuangan pantang menyerah di atas matras pertandingan, keduanya mampu menyisihkan banyak pesaing dari berbagai daerah hingga akhirnya berhasil naik ke atas podium juara.
Alhamdulillah, prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama daerah asal mereka, tetapi juga membawa kebanggaan besar bagi almamater PTE Thursina. Semoga pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk terus berprestasi di berbagai bidang!