Berita Pesantren
13 Jul 2026
Diwarnai Tangis Haru dan Doa Orang Tua, Ponpes Thursina YBM PLN Sambut Kedatangan Santri Baru Tahun Ajaran 2026-2027
BOGOR – Suasana haru sekaligus penuh antusiasme menyelimuti area Pondok Pesantren Tahfizh Entrepreneur Thursina YBM PLN, Cisarua, Bogor. Para santri baru untuk Tahun Ajaran 2026-2027 telah resmi tiba di lingkungan pesantren dengan diantar langsung oleh orang tua dan keluarga tercinta. Kedatangan ini menjadi langkah awal yang bersejarah bagi para santri sebelum memulai masa pendidikan mereka.
Momen kedatangan santri baru ini terekam penuh makna. Sejak pagi, tampak silih berganti kendaraan yang membawa rombongan keluarga santri memasuki area pondok. Panitia penyambutan yang terdiri dari para asatidz dan santri senior (kakak tingkat) dengan sigap dan ramah menyambut para tamu. Mereka turut serta membantu menurunkan dan membawakan barang-barang bawaan santri baru menuju asrama masing-masing.
Pemandangan yang sangat menyentuh hati terlihat di berbagai sudut pesantren menjelang momen perpisahan. Pelukan hangat, ciuman kasih sayang di pipi, hingga tetesan air mata haru mengiringi pelepasan anak-anak oleh orang tua mereka. Tampak jelas para ibu dan ayah yang tak henti-hentinya memberikan pesan, wejangan penyemangat, dan untaian doa agar putra-putra mereka betah, kuat, dan bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu agama.
Bagi para santri baru, hari ini adalah awal dari kemandirian. Berpisah sementara dengan kenyamanan rumah tangga demi menempa diri menjadi pribadi yang lebih baik. Sementara bagi orang tua, ini adalah bentuk ikhtiar dan pengorbanan cinta terbesar demi masa depan sang anak.
Kedatangan para santri ini sekaligus menandai dimulainya rangkaian kegiatan pesantren, yang akan dilanjutkan dengan Masa Ta'aruf Siswa Madrasah (MATAMUDA) atau pengenalan lingkungan. Orang tua menitipkan harapan besar kepada Ponpes Tahfizh Entrepreneur Thursina YBM PLN agar kelak anak-anak mereka tidak hanya menjadi generasi Qur'ani yang mutqin hafalannya, tetapi juga memiliki kemandirian, berjiwa wirausaha (entrepreneur), dan berakhlak mulia.
Ahlan wa sahlan di Pondok Pesantren Tahfizh Entrepreneur Thursina YBM PLN, para santri baru. Selamat berjuang menuntut ilmu!
Momen kedatangan santri baru ini terekam penuh makna. Sejak pagi, tampak silih berganti kendaraan yang membawa rombongan keluarga santri memasuki area pondok. Panitia penyambutan yang terdiri dari para asatidz dan santri senior (kakak tingkat) dengan sigap dan ramah menyambut para tamu. Mereka turut serta membantu menurunkan dan membawakan barang-barang bawaan santri baru menuju asrama masing-masing.
Pemandangan yang sangat menyentuh hati terlihat di berbagai sudut pesantren menjelang momen perpisahan. Pelukan hangat, ciuman kasih sayang di pipi, hingga tetesan air mata haru mengiringi pelepasan anak-anak oleh orang tua mereka. Tampak jelas para ibu dan ayah yang tak henti-hentinya memberikan pesan, wejangan penyemangat, dan untaian doa agar putra-putra mereka betah, kuat, dan bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu agama.
Bagi para santri baru, hari ini adalah awal dari kemandirian. Berpisah sementara dengan kenyamanan rumah tangga demi menempa diri menjadi pribadi yang lebih baik. Sementara bagi orang tua, ini adalah bentuk ikhtiar dan pengorbanan cinta terbesar demi masa depan sang anak.
Kedatangan para santri ini sekaligus menandai dimulainya rangkaian kegiatan pesantren, yang akan dilanjutkan dengan Masa Ta'aruf Siswa Madrasah (MATAMUDA) atau pengenalan lingkungan. Orang tua menitipkan harapan besar kepada Ponpes Tahfizh Entrepreneur Thursina YBM PLN agar kelak anak-anak mereka tidak hanya menjadi generasi Qur'ani yang mutqin hafalannya, tetapi juga memiliki kemandirian, berjiwa wirausaha (entrepreneur), dan berakhlak mulia.
Ahlan wa sahlan di Pondok Pesantren Tahfizh Entrepreneur Thursina YBM PLN, para santri baru. Selamat berjuang menuntut ilmu!